Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue

 on Sunday, 13 August 2017  

Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue

Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue

Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue - Sebagai seorang pemula, kadang kala kita bingung membedakan bahan-bahan kue yang sering digunakan pada resep. Seperti baking soda dan baking powder, kadang ada yang beranggapan kedua bahan tersebut sama saja. Saya termasuk salah satunya :D Saya menyadari kalau dua bahan tersebut berbeda ketika saya mencoba resep terang bulan. Di dalam resep digunakan baking soda, berhubung saya taunya baking powder dan punyanya baking powder, akhirnya saya gunakan baking powder. Dan hasilnya? Berbeda seperti yang saya bayangkan, setelah cek dan ricek, ternyata saya selama ini salah.

Saya yakin tidak hanya saya yang kadang bingung dengan penggunaan bahan kue di resep. Seperti yang saya temui di sebuah grup FB, ada yang bertanya perbedaan baking powder dan ovalet dalam pembuatan brownies. Oleh karena itu, resep ala debora kali ini mau berbagi tentang fungsi dan kegunaan bahan kue yang sering tercantum dalam resep-resep kue.

1. Baking Powder

Yang pertama ingin saya bahas adalah baking powder. Baking powder  biasanya digunakan sebagai pengembang (leavening agent) cake, bolu panggang, bolu kukus, cup cake, pancake, dll. Dari sisi kehalalan komposisi baking powder tergolong aman. Cara kerja baking powder adalah akan mengeluarkan gas karbondioksida saat bertemu dengan cairan dan terkena panas. Karenanya baking powder dapat mengembangkan cake atau kue.

Di pasaran dijual single acting baking powder dan double acting baking powder. Double acting baking powder memiliki efek mengembangkan lebih kuat dibandingkan dengan single acting baking powder. Efek pengembangan double acting baking powder ini bekerja saat adonan dibuat dan saat dipanggang. dikukus atau digoreng. Gunakan jenis baking powder ini jika anda membuat kue dalam jumlah banyak agar kue yang terahir dipanggang tetap dapat mengembang dengan sempurna.  Bentuknya bubuk berwarna putih. Merek dagang untuk baking powder double acting adalah Suparize, Hercules dan U-88. Gunakan1/2 sendok teh untuk 500 g tepung terigu. Dipasaran baking powder single acting dikenal dengan merek dagang Royal, Hain, Davis, hercules,  U-88, Suparize, Pesawat Angkasa, dan Koepoe-Koepoe.

2. Baking Soda

Ini nih yang sering saya ganti dengan baking powder. Sebenarnya fungsinya hampir sama dengan baking powder, cuma kalau baking soda mengandung senyawa asam. Sehingga kue yang menggunakan baking soda akan menghasilkan gelembung-gelembung udara. Baking soda sering digunakan dalam kue terang bulan.

3. Ovalet
Ovalet sebenarnya bukan bahan pengembang melainkan cake emulsifier atau pelembut dan pensetabil adonan agar adonan cake homogen dan tidak mudah turun saat dikocok serta adonan tercampur dengan baik.  Komposisi kimia  ovalet biasanya adalah mono  dan digliserida. Bahan ovalet juga biasanya menggunakan asam lemak dari hewan atau tumbuhan. Kehalalannya masih dipertanyakan. Ovalet, TBM dan SP bisa saling menggantikan. Biasanyanya digunakan sebagai bahan pengemulsi pada adonan cake dan bolu. Bentuknya pasta berwarna kuning. Gunakan 1 sendok teh untuk 5 butir telur. Merek dagang di pasaran dijual dengan merek dagang Ovalet cap Koepoe-Koepoe dan Vivid SP cake emulsifier.

4. TBM
TBM berfungsi memperbaiki tekstur cake menjadi lebih lembut. TBM adalah merek dagang, komposisi kimia bahan ini sama dengan ovalet yaitu mono dan digliserida.  Biasanya ditambahkan saat pengocokan adonan telur. Penggunaanya sekitar 1 sendok teh untuk 5 butir telur. Bentuknya pasta seperti ovalet. Merek TBM yang terkenal adalah TBM cap Koepoe-Koepoe.
5. SP
Fungsi SP tidak jauh berbeda dengan ovalet atau TBM yaitu membuat adonan menjadi homogen dan tidak mudah turun saat dikocok atau biasa di sebut cake emulsifier. Biasanya digunakan untuk cake, bolu atau kue-kue lain yang menggunakan teknik telur dikocok hingga mengembang kaku. Kandungan kimia SP adalah Ryoto ester (gula ester). Dimana esternya adalah asam lemak seperti asam stearat, palmitic, dan oleic. Bahan SP terkadang merupakan produk hewani sehingga kehalalannya masih diragukan. Bentuknya pasta seperti ovalet. Biasanya dijual dengan merek dagang SP cap Koepoe-Koepoe, SP Baker Cream, SP-Nova atau Sponge-28. Gunakan 1 sendok teh setiap 5 butir telur.

6. Cream of Tar-Tar
Bahan ini biasanya ditambahkan saat mengocok putih telur dalam proses membuat cake, kue bolu, meringue atau kue-kue yang memerlukan kocokan putih telur sampai mengembang kaku. Komposisi cream of tar tar adalah garam potasium (kalium) dari asam tartaric, yang berbentuk kristal atau powder sehingga memiliki nama kimia potassium tartaric acid atau potassium hydrogen tartraye dan potassium bitartrate. Fungsi bahan ini adalah mengeluarkan gas di dalam adonan sehingga akan dihasilkan volume kocokan telur yang baik, manfaatnya tentu akan dihasilkan tekstur pori-pori cake yang baikpula. Bahan ini dibuat dari proses pembuatan minuman beralkohol yang direaksikan dengan potassium. Bentuknya bubuk mengkilat berwarna putih. Gunakan ½ sdt untuk mengocok 5 butir putih telur. Merek dagang cream of tar tar adalah McKenzie’s, Koepoe-Koepoe, dan McCormuck.
7. Ragi Instan/Yeast/Biang Donat
 Ragi instan/yeast/biang donat adalah beragam nama dengan isi yang sama. Di dalam ragi (yeast) berisi mikroorganisme ber sel satu yang hidup dari keluarga fungus atau khamir, spesies Saccharomyces cerevisiae. Di dalam adonan roti, ragi berfungsi mefermentasi adonan sehingga adonan dapat mengembang dan terbentuk serat/pori-pori roti. Di dalam proses fermentasi, ragi merubah gula dan karbohidrat di dalam adonan menjadi gas karbondioksida (CO2) dan alkohol. Terbentuknya zat inilah yang menjadikan adonan mengembang dan beraroma harum khas roti ketika dipanggang.

Di pasaran banyak dijual aneka jenis ragi. Seperti ragi basah (compressed yeast) atau ragi kering instan (instant dry yeast). Ragi basah kurang populer karena tidak praktis dalam penggunaanya, seperti harus menggunakan adonan biang, disimpan dalam suhu dingin dan tidak tahan lama. Ragi instan lebih banyak digunakan karena praktis dan dapat dicampur langsung ke dalam adonan. Penambahan ragi biasanya menggunakan perbandingan 20-25 g ragi per 1 kilo gram tepung terigu. Ragi harus disimpan di dalam tempat yang dingin (kulkas), setelah dibuka sebaiknya segera digunakan. Ragi hanya tahan beberapa minggu di dalam suhu ruang (setelah dibuka) dan beberapa bulan di dalam suhu dingin. Setelah itu ragi tidak dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kualitas adonan roti yang rendah.Di pasaran dijual dengan merek dagang fermipan, saft-instant,  dan mauripan.

8. Bread Improver

Dipasaran lebih dikenal dengan sebutan Unipan atau Baker Bonus. Bread improver digunakan untuk membuat roti, seperti donat, roti sobek, roti pisang, dll.Bread Improver memiliki tujuan agar hasil roti lebih empuk, teksturnya lebih lembut, fermentasi berjalan lebih cepat dan roti memiliki serat yang halus. Bentuk bread improver adalah serbuk berwarna cokelat muda. Bisa di beli di toko yang menjual aneka bahan kue. Penggunaanya sekitar 1 sdt untuk 500 g tepung terigu. Di pasaran banyak sekali merek dagang bread improver seperti Eka-300, Unipan, Lowan, V9, Baker’s Bonus dan Bakerine Plus.


Semoga bisa membantu. God bless.

 
Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue 4.5 5 Debora Dwi Sunday, 13 August 2017 Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue Fungsi dan Kegunaan Bahan Kue - Sebagai seorang pemula, kadang kala kita bingung membedakan bahan-bahan ...


No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Debora Dwi. Powered by Blogger.